HomeKopi Nako Jogja: Tempat Ngopi & Sarapan Saat Transit ke Surabaya

Kopi Nako Jogja: Tempat Ngopi & Sarapan Saat Transit ke Surabaya

REVIEW KOPI NAKO JOGJA

Kopi Nako Jogja jadi salah satu tempat yang kami pilih untuk transit saat perjalanan pulang ke Surabaya setelah dari Kebumen. Seperti biasa, kalau sedang road trip, aku dan suami hampir selalu mencari cafe untuk berhenti sebentar, ngopi, sarapan, sekaligus istirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Kali ini kami mampir ke Kopi Nako Rumah Sangrai Jogja di kawasan Kotabaru.

Sebenarnya alasannya sederhana: kami butuh tempat buat sarapan dan ngopi sebelum kembali melanjutkan perjalanan ke Surabaya.

Tapi begitu sampai, ternyata tempatnya cukup menarik untuk dieksplorasi.

Bangunannya besar, punya area indoor dan outdoor, ada lantai dua, bahkan dari depan saja sudah kelihatan kalau tempat ini memang dibuat bukan sekadar untuk duduk sebentar sambil minum kopi.

Kenapa Kami Mampir ke Kopi Nako Jogja?

Setelah beberapa hari pulang kampung ke Kebumen, waktunya kami kembali ke Surabaya.

Kalau perjalanan jauh seperti ini, aku dan suami biasanya tidak terlalu suka buru-buru. Kami lebih senang mencari satu tempat untuk transit, makan atau ngopi sebentar, baru kemudian lanjut perjalanan.

Apalagi setelah dari Kebumen, kami memang melewati Jogja.

Jadi sekalian saja cari tempat ngopi di Jogja untuk sarapan dan istirahat.

Pilihan kami akhirnya jatuh ke Kopi Nako.

Salah satu alasan yang cukup praktis adalah tempat ini buka 24 jam, sehingga cukup fleksibel untuk orang yang datang pagi-pagi, malam, bahkan dini hari. Informasi terbaru mengenai lokasi ini juga masih mencatat operasional 24 jam.

Buat kami yang sedang road trip, cafe yang buka pagi jelas menjadi nilai plus.

Bangunan Kopi Nako Rumah Sangrai Jogja Langsung Menarik Perhatian

Begitu sampai, bagian pertama yang bikin aku tertarik justru bangunannya.

Fasad Kopi Nako Rumah Sangrai Jogja terlihat cukup khas dengan perpaduan warna putih dan terracotta. Dari luar sudah kelihatan area duduk yang cukup luas, lengkap dengan pepohonan dan elemen bangunan bergaya rumah tropis.

Dan ternyata bangunan ini memang menjadi salah satu daya tariknya.

Kopi Nako Rumah Sangrai hadir di kawasan Kotabaru dengan memanfaatkan bangunan lama yang kemudian diberi sentuhan fasad terracotta. Konsep ini membuat tampilannya terasa berbeda dari coffee shop modern yang biasanya serba minimalis.

Buat aku, bagian depan ini juga salah satu spot yang paling gampang dijadikan foto.

Makanya beberapa foto yang kami ambil memang lebih banyak mengeksplorasi bagian luar bangunan.

Area Outdoor-nya Luas dan Punya Banyak Tempat Duduk

Setelah masuk, kami juga sempat melihat-lihat area outdoor.

Dari foto yang kami ambil, area luarnya cukup luas dengan banyak meja dan kursi. Ada bagian yang terasa seperti teras dan ada pula area dengan konsep duduk yang lebih terbuka.

Pagi hari menurutku justru menjadi waktu yang enak untuk menikmati area ini.

Cahaya masih cukup lembut, suasananya belum terlalu panas, dan setelah berjam-jam duduk di mobil, rasanya memang menyenangkan bisa turun lalu duduk santai sebentar.

Kalau datang bersama teman atau keluarga, area outdoor seperti ini juga cukup fleksibel.

Ada Area Lantai 2 yang Bisa Jadi Pilihan

Selain area bawah, ternyata Kopi Nako Jogja juga memiliki area lantai dua.

Di foto yang kami ambil terlihat area lantai dua dengan tempat duduk yang cukup luas.

Ini menarik karena pilihan tempat duduknya jadi tidak terasa monoton. Kalau area bawah sedang ramai, masih ada alternatif untuk naik ke lantai dua.

Konsep seperti ini juga membuat tempatnya cocok bukan hanya untuk ngopi sebentar, tetapi untuk pengunjung yang ingin duduk lebih lama.

Beberapa sumber pengunjung juga menggambarkan Kopi Nako Rumah Sangrai sebagai tempat dengan pilihan area indoor dan outdoor serta suasana yang cocok untuk nongkrong.

Bagaimana dengan Area Parkir Kopi Nako Jogja?

Nah, bagian ini menurutku cukup penting untuk dimasukkan karena kami datang menggunakan kendaraan.

Di sekitar Kopi Nako Jogja tersedia area parkir untuk kendaraan, dan dari foto yang kami ambil terlihat area parkir motor cukup ramai.

Jadi kalau kamu datang menggunakan motor, akses parkirnya relatif jelas.

Untuk mobil, kapasitasnya tentu lebih terbatas dibanding motor. Salah satu informasi pengunjung yang tercantum saat ini menyebut area parkir dapat menampung sekitar enam mobil dan puluhan motor, meski kondisi di lapangan tentu bisa berubah tergantung jam kunjungan.

Kalau datang pagi seperti kami, menurutku lebih nyaman karena belum terlalu padat.

Kami Sarapan Sekaligus Ngopi Sebelum Lanjut ke Surabaya

Setelah melihat-lihat tempat, akhirnya kami kembali ke tujuan awal:

sarapan dan ngopi. 😂

Namanya juga perjalanan jauh.

Kalau dari pagi sudah langsung lanjut tanpa makan, biasanya belum sampai jauh sudah mulai sibuk mencari tempat makan lagi.

Jadi sekalian saja kami berhenti di sini.

Kami menikmati sarapan sambil ngopi, lalu duduk santai sebentar sebelum kembali ke perjalanan menuju Surabaya.

Buatku, ini justru salah satu fungsi cafe yang paling menyenangkan saat road trip.

Bukan harus nongkrong lama.

Cukup satu sampai dua jam untuk makan, ngopi, ke toilet, sedikit stretching setelah duduk lama di mobil, lalu lanjut jalan lagi.

Kopi Nako Menu, Pilihannya Cukup Beragam

Untuk pilihan menu, Kopi Nako menu tidak hanya berisi kopi.

Ada berbagai kategori minuman, termasuk signature black, cold brew, Seri Kopi Nako, coffee mocktail, hingga minuman non-kopi. Untuk makanan, tersedia pilihan nasi, mie, camilan, dan menu lainnya. Salah satu daftar menu yang dipublikasikan media lokal mencatat harga minuman mulai sekitar Rp15 ribuan, meskipun harga dapat berubah.

Jadi kalau datang ke sini bukan cuma untuk ngopi, masih ada cukup banyak pilihan untuk sarapan atau makan.

Menurutku ini penting kalau tujuanmu memang menjadikan tempat ini sebagai cafe untuk transit perjalanan.

Karena kalau cuma menjual kopi, pilihan untuk sarapannya tentu lebih terbatas.

Es Kopi Nako Jadi Teman Perjalanan Kami

Salah satu foto yang kami abadikan adalah minuman kopi yang kami pesan.

Buatku, mampir ke coffee shop baru memang rasanya kurang lengkap kalau tidak mencoba salah satu menu kopinya.

Dan setelah minum kopi, rasanya memang lebih siap untuk kembali ke perjalanan panjang menuju Surabaya. ☕️

Kalau kamu lebih suka minuman non-kopi, pilihan di Kopi Nako Jogja juga cukup banyak. Jadi datang bersama pasangan atau teman yang seleranya berbeda pun masih bisa punya banyak opsi.

Ada Konsep Rumah Sangrai di Dalamnya

Yang membedakan tempat ini dengan cafe biasa adalah konsep Rumah Sangrai.

Sesuai namanya, konsep ini memang berkaitan dengan proses pengolahan dan roasting kopi.

Kopi Nako sendiri menjelaskan Rumah Sangrai sebagai konsep yang membawa pengunjung lebih dekat dengan perjalanan kopi, termasuk pengalaman yang berkaitan dengan proses roasting dan karakter kopi.

Jadi tidak hanya datang, pesan minuman, kemudian pulang.

Ada cerita kopi yang menjadi bagian dari konsep tempatnya.

Buat aku, hal seperti ini menarik karena membuat sebuah coffee shop punya identitas yang lebih kuat.

Ada Soto Ayam Pak Dalbe di Area yang Sama

Nah, ini juga menarik kalau kamu datang untuk sarapan.

Kopi Nako Rumah Sangrai Jogja bekerja sama dengan Soto Ayam Pak Dalbe, salah satu warung soto yang sudah dikenal di Jogja.

Pengunjung dapat memesan soto kemudian menikmatinya di area Kopi Nako, termasuk area outdoor maupun lantai dua. RRI melaporkan bahwa Soto Ayam Kampung Pak Dalbe yang sudah ada sejak 1995 kini bekerja sama dengan Kopi Nako dan berada di lokasi yang sama.

Jadi kalau kamu tipe yang lebih suka sarapan makanan berat daripada pastry atau snack, kombinasi soto + kopi juga bisa jadi pilihan.

Kami sendiri waktu itu lebih memilih menikmati menu yang kami pesan sambil ngopi sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Suasananya Cocok untuk Berhenti Sebentar atau Nongkrong Lebih Lama

Menurutku salah satu kelebihan Kopi Nako Jogja adalah fleksibilitasnya.

Mau datang hanya untuk:

  • ngopi pagi,
  • sarapan,
  • transit perjalanan,
  • ngobrol bersama teman,
  • laptopan,
  • nongkrong,
  • atau sekadar mencari tempat duduk yang nyaman,

semuanya masih masuk.

Area indoor dan outdoor memberikan pilihan suasana yang berbeda. Ditambah lagi tempat ini buka 24 jam, sehingga waktu kunjungannya cukup fleksibel.

Tapi untuk kami, fungsinya pagi itu cukup jelas:

tempat istirahat sebelum lanjut Surabaya.

Lokasi dan Informasi Kopi Nako Jogja

Kalau kamu sedang mencari Kopi Nako Jogja, lokasinya berada di kawasan Kotabaru.

InformasiDetail
NamaKopi Nako Rumah Sangrai – Jogja
AlamatJl. Jend. Sudirman No. 52, Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta
Jam buka24 jam
AreaIndoor & outdoor
LantaiTersedia area lantai 2
ParkirTersedia area parkir
Kisaran hargaSekitar Rp25.000–Rp50.000 per orang berdasarkan listing terbaru
Cocok untukNgopi, sarapan, transit, nongkrong, laptopan

Apakah Kopi Nako Jogja Cocok untuk Transit

Buat pengalaman kami, cukup cocok.

Bukan karena kami datang untuk nongkrong lama, tetapi justru karena kebutuhan kami sederhana.

Kami habis pulang kampung dari Kebumen.

Perjalanan menuju Surabaya masih panjang.

Daripada langsung gas terus, kami memilih berhenti di Jogja untuk:

sarapan → ngopi → duduk sebentar → lanjut jalan.

Dan menurutku keberadaan tempat seperti ini cukup membantu kalau kamu melakukan perjalanan darat.

Apalagi tempatnya buka 24 jam.

Jadi tidak harus menunggu jam operasional cafe pada umumnya.

Kesimpulan

Perjalanan pulang kampung dari Kebumen menuju Surabaya kali ini punya satu persinggahan kecil yang ternyata cukup menyenangkan.

Kopi Nako Jogja menjadi tempat kami untuk sarapan, ngopi, dan istirahat sebentar sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Yang membuat tempat ini menarik bukan hanya kopinya, tetapi juga bangunannya.

Ada fasad terracotta yang khas, area outdoor yang luas, lantai dua, area indoor, sampai konsep Rumah Sangrai yang menjadi identitas tempat ini.

Ditambah lagi lokasinya berada di kawasan Kotabaru dan buka 24 jam, sehingga cukup fleksibel untuk kamu yang mencari tempat ngopi pagi, sarapan, atau sekadar transit di Jogja.

Buat kami sendiri, kunjungan kali ini bukan tentang nongkrong lama.

Kami cuma butuh satu tempat untuk berhenti sebentar sebelum kembali ke Surabaya.

Dan ternyata, secangkir kopi, sarapan, serta waktu istirahat sebentar bisa membuat perjalanan panjang terasa jauh lebih ringan. ☕️


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like