Estuary Cafe Jogja menjadi salah satu tempat yang kami pilih untuk berhenti sejenak saat perjalanan pulang dari Kebumen menuju Surabaya. Bukan untuk cafe hopping atau jalan-jalan di Jogja, tetapi kami memang sedang mencari tempat yang nyaman untuk makan siang, ngopi, dan membuka laptop sebentar.
Saat itu kami baru selesai pulang kampung dari Kebumen. Karena perjalanan menuju Surabaya masih cukup panjang, kami memutuskan untuk mampir di Jogja dan mengambil jeda sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Kalau sedang traveling berdua, kami memang tidak selalu ingin mengejar perjalanan secepat mungkin. Ketika mulai lelah, biasanya kami lebih suka mencari tempat yang nyaman untuk berhenti, makan, minum kopi, sekaligus menyelesaikan beberapa pekerjaan.
Dari beberapa pilihan cafe di Jogja yang kami lihat, akhirnya kami memilih Estuary.
Ternyata, pilihan spontan ini cukup menyenangkan.
Kenapa Kami Memilih Estuary Cafe Jogja?
Saat road trip, kami biasanya mencari tempat yang bisa memenuhi beberapa kebutuhan sekaligus.
Bukan hanya tempat untuk minum kopi, tetapi juga:
- nyaman untuk makan,
- punya tempat duduk yang enak,
- suasananya tidak terlalu terburu-buru,
- dan memungkinkan untuk membuka laptop.
Kriteria seperti ini cukup penting buat kami karena meskipun sedang traveling, pekerjaan Travel Food Pedia tetap sesekali harus dikerjakan.
Saat itu kami sedang dalam perjalanan Kebumen menuju Surabaya. Setelah beberapa jam berkendara, kami merasa perlu berhenti sebelum perjalanan dilanjutkan.
Jadi daripada hanya mencari tempat makan cepat, kami sekalian mencari cafe Jogja yang nyaman untuk beristirahat.
Pilihan kami akhirnya jatuh ke Estuary Cafe Jogja.
Suasana Estuary Cafe Jogja
Begitu masuk ke Estuary Cafe Jogja, hal pertama yang kami perhatikan adalah areanya yang cukup luas.
Dari foto yang kami lihat sebelum datang, kami memang sudah tertarik dengan desainnya. Namun ketika melihat langsung, ternyata suasananya terasa lebih lega.
Area indoor memiliki jendela besar yang membuat cahaya alami masuk ke dalam ruangan. Sementara area outdoor memberikan nuansa yang lebih hijau dengan tanaman dan pepohonan.
Perpaduan meja kayu, kursi bernuansa rotan, dan elemen tanaman membuat suasananya terasa hangat dan santai.
Menurut kami, Estuary bukan tipe cafe yang hanya cocok untuk datang sebentar.
Mau makan siang, ngopi, ngobrol, atau duduk sambil membuka laptop pun masih terasa nyaman.
Area Indoor Estuary Cafe Yogyakarta
Kami lebih banyak menghabiskan waktu di area indoor.
Meja kayu dan kursi bernuansa rotan membuat suasananya terasa hangat, sedangkan jendela besar membuat ruangan tetap terang pada siang hari.
Buat kami, area ini cukup pas untuk pasangan yang ingin makan sambil ngobrol santai.
Setelah makan pun kami masih bisa duduk dan mengeluarkan laptop tanpa harus langsung buru-buru kembali ke mobil.
Hal seperti ini justru yang kami cari ketika melakukan perjalanan jauh.
Bisa berhenti sebentar, makan dengan tenang, kemudian kembali melanjutkan perjalanan dalam kondisi lebih fresh.
Area Outdoor Estuary Cafe Jogja

Selain indoor, Estuary Cafe Jogja juga memiliki area outdoor yang terasa lebih hijau dan natural.
Tanaman serta pepohonan membuat area ini cukup menarik untuk duduk santai, terutama kalau cuaca sedang mendukung.
Kami sendiri lebih memilih indoor karena datang saat siang hari.
Namun dari beberapa sudut yang kami dokumentasikan, area outdoor-nya cukup fotogenik.
Buat kamu yang suka mencari cafe aesthetic Jogja, bagian outdoor ini bisa menjadi salah satu spot yang menarik untuk difoto.
Tapi buat kami, daya tarik Estuary bukan hanya soal tampilannya.
Yang paling terasa justru kenyamanannya sebagai tempat untuk mengambil jeda di tengah perjalanan.
Makan Siang di Estuary Cafe Jogja
Sampai di cafe, tentu saja kami tidak langsung membuka laptop.
Makan siang dulu. 😂
Setelah perjalanan dari Kebumen, rasanya memang sudah waktunya mengisi energi sebelum kembali berkendara menuju Surabaya.
Kami memesan beberapa makanan dan minuman. Dan seperti biasa, sebagai pemilik Travel Food Pedia, makanan yang datang tentu harus difoto terlebih dahulu.
Makanan datang → foto → baru makan. 😂
Menu yang tersedia juga cukup beragam. Estuary tidak hanya menawarkan kopi dan camilan, tetapi juga pilihan makanan yang bisa dijadikan menu makan siang. Kami coba menu:
- Grilled Chicken ala Estuary
- Carne Crostiniala Estuary
- Chicken Mala
- Classic
- French Fries
Overall, semua makanan yang kami coba enak semua. Kopinya pun soft cocok di lidahku. Pas buat mengisi perut saat lapar di tengah perjalanan Kebumen – Surabaya (transit Jogja), haha.
Buat kami, ini menjadi nilai plus karena tidak perlu pindah tempat hanya untuk makan.
Sekali berhenti, bisa makan sekaligus ngopi.
Ngopi Sambil Buka Laptop

Setelah makan siang, barulah kami mengeluarkan laptop.
Kami duduk santai sambil menikmati kopi dan menyelesaikan beberapa pekerjaan.
Buat kami, traveling bukan berarti pekerjaan otomatis berhenti. Sesekali tetap ada email yang perlu dicek, artikel yang harus dibuka, atau pekerjaan blog yang perlu diselesaikan.
Karena itu, menemukan cafe untuk WFC di Jogja cukup membantu.
Dari pengalaman kami, suasana Estuary Cafe Jogja cukup mendukung untuk duduk dan bekerja sebentar.
Tentu saja kenyamanan WFC bisa berbeda tergantung kondisi cafe, posisi meja, dan tingkat keramaian ketika datang.
Tetapi untuk kebutuhan kami saat itu, tempat ini cukup nyaman untuk membuka laptop sambil ngopi.
Estuary Cafe Sleman untuk Tempat Singgah Road Trip

Yang membuat kunjungan ini cukup berkesan adalah alasan kami datang.
Kami sebenarnya tidak sedang melakukan cafe hopping di Jogja.
Kami sedang pulang dari Kebumen menuju Surabaya.
Jogja hanya menjadi titik singgah sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.
Karena itu, Estuary Cafe Sleman terasa cocok dengan kebutuhan kami saat itu.
Kami bisa berhenti, makan siang, ngopi, beristirahat, dan menyelesaikan pekerjaan tanpa harus berpindah-pindah tempat.
Lokasinya berada di kawasan Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta.
Dari jalan utama, lokasinya memang masuk ke area gang. Namun setelah sampai, suasana di dalam cafe terasa cukup berbeda dari lingkungan di luar.
Informasi Estuary Cafe Jogja

Kalau kamu ingin memasukkan Estuary Cafe Jogja ke itinerary, berikut beberapa informasi yang bisa dicatat:
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Nama | Estuary Café |
| Lokasi | Gg. Code III No.170C, Gemawang, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta |
| Area | Indoor & outdoor |
| Cocok untuk | Nongkrong, makan, ngopi, WFC, meeting |
| Kisaran harga | Sekitar Rp25.000–Rp50.000 |
| Jam buka | Sekitar 09.00–23.00 |
Harga, menu, jam operasional, dan fasilitas dapat berubah. Sebaiknya cek informasi terbaru sebelum datang.
Apakah Estuary Cafe Jogja Cocok untuk Nongkrong?

Menurut pengalaman kami, Estuary Cafe Jogja cukup fleksibel untuk berbagai kebutuhan.
Mau makan siang? Bisa.
Mau ngopi? Bisa.
Mau ngobrol bersama pasangan atau teman? Bisa.
Mau membuka laptop dan bekerja sebentar? Bisa juga.
Itulah yang kami suka.
Kami tidak perlu datang dengan tujuan khusus. Awalnya hanya ingin mencari tempat untuk berhenti setelah perjalanan dari Kebumen, tetapi akhirnya malah duduk cukup lama.
Buat kami, cafe yang fleksibel seperti ini memang menyenangkan untuk dijadikan tempat singgah.
Estuary Cafe Jogja untuk WFC

Kalau kamu termasuk orang yang suka Work From Cafe, Estuary juga bisa menjadi salah satu pilihan.
Area indoor cukup nyaman untuk duduk sambil membuka laptop. Suasananya juga mendukung untuk menyelesaikan pekerjaan ringan sambil menikmati kopi.
Namun kalau memang ingin bekerja dalam waktu lama, kami tetap menyarankan datang di luar jam ramai agar lebih leluasa memilih tempat duduk.
Jadi, kalau sedang mencari cafe WFC di Jogja, Estuary bisa kamu pertimbangkan sesuai kebutuhan.
Kesimpulan: Estuary Cafe Jogja untuk Ngopi, Makan & WFC

Buat kami, Estuary Cafe Jogja adalah tempat yang cukup nyaman untuk mengambil jeda di tengah perjalanan.
Area indoor dan outdoor-nya memberikan pilihan suasana, sementara konsep cafe-nya memungkinkan kami untuk makan, ngopi, ngobrol, dan membuka laptop dalam satu tempat.
Pengalaman kami datang setelah pulang kampung dari Kebumen menuju Surabaya juga membuat kunjungan ini terasa lebih personal.
Kami tidak datang dengan itinerary cafe hopping.
Kami hanya butuh tempat untuk berhenti.
Ternyata, kami mendapatkan lebih dari itu.
Ada makan siang untuk mengisi energi, kopi untuk menemani perjalanan, laptop untuk menyelesaikan pekerjaan, dan waktu untuk beristirahat sebelum kembali berkendara.
Buat kami, perjalanan memang tidak selalu harus tentang mengejar destinasi.
Kadang cukup menemukan cafe di Jogja yang nyaman, duduk bersama suami, makan siang, ngopi, membuka laptop sebentar, lalu kembali melanjutkan perjalanan.
Dan kali ini, Estuary Cafe Jogja menjadi salah satu jeda kecil yang membuat perjalanan Kebumen–Surabaya kami terasa lebih menyenangkan. ☕️















