HomeBaliMau Tinggal di Bali? Ini Perkiraan Biaya Hidup yang Perlu Disiapkan
How to Actually Live in Bali for a Month, Not Just VisitBali

Mau Tinggal di Bali? Ini Perkiraan Biaya Hidup yang Perlu Disiapkan

Mau Tinggal di Bali? Ini Perkiraan Biaya Hidup yang Perlu Disiapkan

Biaya kos di Bali sempat ramai menjadi perbincangan karena harganya yang dinilai cukup menguras kantong. Padahal, kos bukan satu-satunya pilihan tempat tinggal bagi mereka yang ingin menetap di Bali.

Kalau tempat tinggal saja sudah menguras kantong, bagaimana dengan biaya hidup lainnya? Mulai dari makan, transportasi, hingga kebutuhan harian, semuanya perlu diperhitungkan sebelum memutuskan untuk tinggal di Bali.

Perkiraan Biaya Hidup di Bali untuk Tinggal Sehari-hari

Biaya hidup di Bali pada 2026 sangat bergantung dengan lokasi dan gaya hidup. Untuk satu orang, kebutuhan bulanan dapat berkisar Rp8.000.000 – Rp36.000.000.

Jika ingin gaya hidup sederhana tapi tetap nyaman, anggaran Rp12.800.000 hingga Rp19.300.000 per bulan bisa jadi acuan.

Berikut biaya hidup di Bali sekarang yang perlu dipertimbangkan:

Biaya Tempat Tinggal

Biaya tempat tinggal yang kerap menjadi pengeluaran terbesar ini dapat bergantung pada lokasi, fasilitas, dan jenis hunian. Tinggal di kawasan populer seperti Canggu, Seminyak, atau Uluwatu umumnya perlu anggaran lebih besar.

Memilih hunian di area lokal atau sedikit lebih jauh dari pusat wisata dapat membantu menghemat biaya. Anda bisa memilih lokasi seperti

Biaya Makan dan Belanja

Kebutuhan makan dapat disesuaikan dengan kebiasaan sehari-hari. Belanja bahan makanan untuk gaya hidup hemat berada di kisaran Rp1.500.000 – Rp2.500.000 juta per bulan.

Sedangkan untuk kebutuhan produk impor dapat mencapai Rp3.000.000- Rp6.000.000 lebih. Untuk makan di warung lokal, cukup siapkan sekitar Rp25.000 – Rp50.000 per porsinya.

Biaya Transportasi

Sepeda motor menjadi pilihan praktis untuk mobilitas sehari-hari. Biaya sewanya sekitar Rp50.000 – Rp150.000 per hari, tergantung jenis motor dan lama penyewaan. Pengeluaran transportasi juga perlu mencakup bensin yang berada di kisaran Rp10.000 – Rp12.000.

Internet dan Kebutuhan Harian

Internet rumah untuk kebutuhan standar memerlukan sekitar Rp150.000 – Rp300.000 per bulan. Selain itu, perlu diperhitungkan biaya listrik, air, sampah, dan iuran lingkungan.

Besarnya biaya dapat berbeda tergantung dengan tempat tinggal yang Anda pilih dan besar kecilnya pemakaian. Biaya ini juga perlu disesuaikan dengan fasilitas yang sudah termasuk dalam harga sewa.

Biaya Kesehatan

Kesehatan juga perlu masuk dalam perencanaan biaya hidup, terutama bagi orang yang tinggal di Bali dalam jangka panjang. Asuransi kesehatan pribadi dapat membutuhkan biaya sekitar Rp150.000 – Rp500.000 atau lebih per bulan, tergantung jenis perlindungan yang dipilih.

Hiburan dan Gaya Hidup

Pengeluaran hiburan sangat bergantung pada gaya hidup. Aktivitas seperti menikmati pantai atau wisata alam dapat dilakukan dengan biaya relatif rendah, sedangkan gym, kelas yoga, restoran, dan beach club membutuhkan anggaran lebih besar.

Untuk fasilitas premium seperti gym, biayanya dapat mencapai sekitar Rp2.700.000 – Rp3.600.000 per bulan.

Membeli Properti di Bali Bisa Jadi Pilihan Lebih Menguntungkan

Jika berencana tinggal dalam jangka panjang, beli properti di Bali dapat menjadi pilihan yang lebih menguntungkan dibandingkan terus membayar biaya sewa. Uang sewa dapat dialihkan menjadi aset yang memiliki nilai dan berpotensi memberikan keuntungan di masa depan.

Untuk mendapatkan properti yang sesuai, pertimbangkan lokasi, fasilitas, harga, dan potensi investasinya. Bali Villa Realty hadir dengan berbagai pilihan properti di Bali yang dapat disesuaikan untuk kebutuhan hunian maupun investasi.

Temukan pilihan properti di Bali yang sesuai dengan kebutuhan, gaya hidup, dan rencana investasi Anda bersama Bali Villa Realty.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like