Kalau ada satu hal yang tidak pernah masuk dalam rencana hidupku beberapa tahun lalu, mungkin salah satunya adalah cafe hopping sendirian di Surabaya.
Apalagi harus naik commuter line dari Sidoarjo, turun di Stasiun Gubeng, lalu keliling Surabaya sendirian hanya demi mengunjungi beberapa cafe yang sudah masuk wishlist.
Tapi ternyata… seru juga. 😂
Dan salah satu cafe yang akhirnya menjadi pemberhentian pertamaku waktu itu adalah Kopi Nako Surabaya Gubeng, atau yang lebih dikenal dengan nama Kopi Nako Daur Baur Surabaya.
Lokasinya berada di Jl. Raya Gubeng No. 98, Gubeng, Surabaya, tidak terlalu jauh dari Stasiun Gubeng. Lokasi ini juga membuat Kopi Nako menjadi salah satu pilihan tempat ngopi yang cukup menarik buat kamu yang sedang transit atau baru turun dari kereta.

Tapi sebenarnya bukan cuma karena lokasinya.
Aku justru cukup menikmati pengalaman datang ke sini pagi-pagi ketika suasananya masih relatif sepi.
Dan ternyata, dua jam duduk sendiri di cafe sambil minum sesuatu yang manis, buka tablet, melihat lalu lintas Surabaya dari kejauhan, dan tidak terburu-buru ke mana-mana…
cukup healing juga. ☕✨
Kopi Nako Surabaya Gubeng Ada di Mana?
Buat yang sedang mencari Kopi Nako Surabaya Gubeng, cafe ini berada di:
Kopi Nako Daur Baur Surabaya
Jl. Raya Gubeng No. 98
Gubeng, Kecamatan Gubeng
Surabaya, Jawa Timur 60281
Lokasinya berada di kawasan Gubeng dan cukup dekat dengan Stasiun Gubeng.

Dari pengalaman pribadiku, tempat ini memang cukup praktis kalau kamu sedang berada di sekitar stasiun.
Waktu itu aku turun di Stasiun Gubeng dan memang sedang mencari cafe terdekat untuk memulai agenda cafe hopping.
Aku buka Google Maps, lalu muncul Kopi Nako Daur Baur sebagai salah satu rekomendasi.
Karena sebelumnya aku sudah pernah datang ke Kopi Nako di Jogja, aku jadi penasaran seperti apa cabang Surabaya ini.
Akhirnya tanpa banyak mikir…
langsung pesan ojek online.
Dan kalau tidak salah, biaya ojol dari sekitar Stasiun Gubeng waktu itu cuma sekitar Rp6.500.
Buset, murah pol! 😂
Dari Stasiun Gubeng ke Kopi Nako ini juga menurut pengalamanku tidak membutuhkan waktu lama.
Dalam Trip Moment yang aku bagikan setelah kunjungan tersebut, perjalanan dengan ojek online dari stasiun terasa sekitar 7 menit.
Jadi kalau kamu sedang mencari cafe dekat Stasiun Gubeng, tempat ini cukup menarik untuk dimasukkan ke dalam daftar.
Kopi Nako Daur Baur Surabaya Buka 24 Jam?

Nah, ini salah satu informasi yang cukup sering dicari ketika orang mencari Kopi Nako Surabaya Gubeng.
Beberapa sumber lokal mencantumkan outlet ini sebagai cafe yang buka sampai larut malam bahkan 24 jam, dan informasi mengenai jam operasional memang terlihat berbeda antar sumber/platform.
Karena jam operasional bisa berubah, terutama pada hari tertentu, aku lebih menyarankan cek Google Maps atau aplikasi resmi Kopi Nako sebelum berangkat.
Aplikasi resmi Kopi Nako sendiri memang menyediakan fitur untuk menemukan outlet terdekat dan melihat informasi terkait outlet.
Tapi dari pengalaman pribadiku, aku memang datang pagi-pagi sekali.
Dan menurutku justru ini salah satu waktu yang cukup enak kalau kamu ingin menikmati suasana cafe dengan lebih tenang.
Pengalaman Morning Coffee di Kopi Nako Gubeng

Waktu sampai, suasananya masih sepi banget.
Ya maklum…
Masih pagi banget! 😂
Tapi justru kondisi seperti ini yang aku suka.
Tidak perlu rebutan spot.
Tidak terlalu ramai orang lalu-lalang.
Dan yang paling penting, aku bisa lebih bebas mengambil foto tanpa merasa terlalu banyak orang yang memperhatikan.
Maklumlah, kalau cafe sedang ramai kadang mau foto satu sudut saja harus menunggu orang lewat dulu. Haha.
Sementara pagi itu aku punya cukup banyak waktu untuk menikmati tempatnya.
Aku datang sendiri karena memang sedang melakukan cafe hopping di Surabaya.
Rencananya Kopi Nako menjadi cafe pertama sebelum lanjut ke beberapa tempat lainnya.
Tapi ternyata…
Aku malah betah.
Suasana Kopi Nako Surabaya Gubeng

Kalau melihat konsepnya, menurutku Kopi Nako Surabaya ini punya karakter yang cukup berbeda dibanding Kopi Nako yang pernah aku datangi di Jogja.
Yang paling gampang terlihat tentu saja dari tampilannya.
Kalau Kopi Nako Jogja yang pernah aku datangi lebih identik dengan nuansa warna merah bata, Kopi Nako Surabaya ini menurutku terasa lebih fresh dengan warna biru muda yang cukup mencolok.
Dari sisi konsep, aku juga melihat cukup banyak area outdoor dan semi-outdoor.
Ada area indoor juga, tetapi justru bagian outdoor dan semi-outdoor menurutku menjadi salah satu daya tarik tempat ini.
Buat yang suka cafe dengan suasana terbuka, tempat seperti ini memang menyenangkan.
Apalagi kalau datang pagi.
Udara masih lebih enak.
Cahaya matahari belum terlalu terik.
Dan kita bisa sambil melihat aktivitas kendaraan yang mulai ramai di kawasan Gubeng.
Kalau malam, tentu vibes-nya akan berbeda lagi.
Dengan lokasinya yang berada di kawasan kota, suasana lalu lintas Surabaya bisa menjadi bagian dari ambience cafe itu sendiri.
Makanya menurutku Kopi Nako Gubeng bukan tipe cafe yang hanya menarik untuk datang, foto sebentar, lalu pulang.
Duduk lama juga enak.
Dan aku membuktikannya sendiri.
Dua Jam Me-Time di Kopi Nako

Aku sebenarnya cuma berniat mampir sebentar.
Minum.
Foto-foto.
Lalu pergi ke cafe berikutnya.
Tapi akhirnya…
dua jam.
Iya, dua jam aku duduk di sini sendirian.
Aku pesan minuman, ngemil sedikit, buka tablet, melihat-lihat pekerjaan online, dan sesekali melihat lalu lintas pagi Surabaya.
Sounds simple.
Tapi justru momen seperti ini yang kadang kita butuhkan.
Sejak menikah, aku memang jadi lebih terbiasa pergi bersama suami atau teman.
Jadi ketika harus pergi sendirian, awalnya agak terasa aneh.
Padahal dulu sebelum menikah, pergi sendiri adalah hal yang biasa buatku.
Mungkin karena sudah terbiasa selalu punya teman perjalanan, akhirnya aktivitas sederhana seperti duduk sendiri di cafe terasa sedikit berbeda.
Tapi setelah dijalani…
ternyata enak juga.
Tidak perlu menyesuaikan jadwal dengan siapa-siapa.
Mau duduk berapa lama bebas.
Mau buka laptop atau tablet bebas.
Mau bengong sambil melihat jalanan juga bebas. 😂
Dan Kopi Nako Surabaya Gubeng ternyata menjadi tempat yang cukup nyaman untuk momen seperti itu.
Menu yang Aku Coba
Karena waktu itu masih pagi dan aku memang punya rencana untuk makan nasi di cafe berikutnya, aku tidak memesan terlalu banyak makanan.
Aku akhirnya memilih es coklat dan pisang goreng coklat.
Simple banget.
Tapi cukup untuk menemani waktu santai pagi itu.
Menurutku, pilihan seperti ini juga cocok kalau kamu datang ke cafe bukan untuk makan berat, tetapi sekadar ingin ngopi, ngemil, atau ngobrol santai.
Untuk pilihan menu secara umum, Kopi Nako memang memiliki pilihan kopi, non-kopi, makanan, dan camilan. Aplikasi resminya juga mencantumkan fitur untuk melihat menu serta melakukan pemesanan.
Beberapa sumber yang membahas outlet Gubeng juga mencantumkan pilihan seperti Kopi Susu Daur Baur, Kopi Jeruk Daur Baur, Es Kopi Nako, Es Kopi Sayang, Es Kopi Nako Jelly, dan Es Kopi Nako Duren, selain berbagai makanan berat dan camilan.
Jadi sebenarnya kalau datang ke sini dalam kondisi lapar pun masih aman.
Tidak harus cuma ngopi.
Harga Menu Kopi Nako Gubeng

Untuk budget, Kopi Nako Surabaya Gubeng menurutku masih berada di kategori harga cafe yang cukup reasonable.
Beberapa sumber lokal mencantumkan kisaran harga sekitar Rp25.000–Rp50.000, meskipun harga tentu bisa berbeda tergantung menu yang dipilih.
Kalau hanya ingin nongkrong sambil pesan minuman dan snack, menurutku masih cukup aman.
Tapi kalau sudah mulai pesan kopi, makanan berat, dessert, dan lainnya tentu budget-nya akan menyesuaikan.
Untuk harga terbaru, aku tetap menyarankan mengecek menu langsung sebelum datang karena harga dan pilihan menu bisa berubah.
Indoor atau Outdoor di Kopi Nako Daur Baur?
Kalau aku pribadi, aku justru lebih suka area outdoor dan semi-outdoor di sini.
Alasannya sederhana:
lebih terasa suasana Surabayanya.
Apalagi kalau datang pagi.
Bisa melihat kendaraan lalu-lalang sambil menikmati minuman.
Tapi kalau kamu datang untuk bekerja atau memang membutuhkan suasana yang lebih tenang, area indoor juga bisa menjadi pilihan.
Dari pengalamanku, saat pagi hari tempatnya cukup nyaman untuk duduk sendiri.
Untuk yang ingin nugas atau bekerja dari cafe, Kopi Nako Daur Baur juga memang dikenal sebagai salah satu cafe yang menyediakan area untuk aktivitas seperti meeting atau kerja.
Tapi tetap saja, tingkat kenyamanan akan sangat tergantung dari jam kedatangan.
Kalau sudah masuk jam ramai, tentu ambience-nya akan berbeda dibanding pagi.
Kopi Nako Gubeng Cocok untuk Siapa?
Menurutku cafe ini cukup fleksibel.
1. Buat yang Mau Ngopi Dekat Stasiun Gubeng
Ini salah satu alasan paling praktis.
Kalau kamu baru turun dari kereta dan ingin mencari tempat untuk duduk santai sebelum melanjutkan aktivitas di Surabaya, Kopi Nako Gubeng bisa menjadi salah satu pilihan.
Lokasinya sekitar 1,3 km dari Stasiun Gubeng menurut salah satu sumber lokal.
2. Buat Nongkrong Bareng Teman
Area seating yang cukup banyak membuat cafe ini tidak hanya cocok untuk solo traveler.
Mau ngobrol santai, ketemu teman, atau sekadar ngopi sore juga bisa.
3. Buat Nugas atau Kerja
Karena tersedia area indoor, outdoor, dan semi-outdoor, pilihan tempat duduknya cukup beragam.
Kalau datang di waktu yang tidak terlalu ramai, menurutku suasananya cukup nyaman untuk membuka laptop atau tablet.
4. Buat Solo Me-Time
Nah, ini pengalaman yang paling aku rasakan sendiri.
Dan mungkin justru ini yang paling personal.
Aku datang sendiri.
Awalnya cuma mau mampir sebentar.
Tapi akhirnya duduk hampir dua jam.
Kadang kita memang tidak membutuhkan tempat yang terlalu fancy untuk menikmati waktu sendiri.
Cukup cafe yang nyaman, minuman yang enak, kursi yang nyaman, dan waktu yang tidak terburu-buru.
Tips Datang ke Kopi Nako Surabaya Gubeng
Kalau kamu tertarik mampir, ini beberapa tips berdasarkan pengalamanku.
Datang pagi kalau ingin suasana lebih tenang.
Ini favoritku.
Selain lebih sepi, kamu juga lebih bebas memilih tempat duduk dan mengambil foto.
Kalau datang dari Stasiun Gubeng, bisa menggunakan ojol.
Jaraknya cukup dekat sehingga menurutku praktis.
Pilih outdoor atau semi-outdoor kalau ingin menikmati suasana kota.
Tapi kalau ingin fokus bekerja, area indoor bisa dipertimbangkan.
Cek jam operasional sebelum datang.
Informasi jam buka di berbagai platform tidak selalu seragam, jadi paling aman mengecek informasi terbaru sebelum berangkat.
Kalau lapar, jangan cuma pesan kopi.
Pilihan makanannya cukup banyak, jadi cafe ini bisa sekaligus menjadi tempat sarapan atau makan santai.
Jadi, Worth It Nggak Mampir ke Kopi Nako Gubeng?
Kalau berdasarkan pengalamanku sendiri…
yes, terutama kalau kamu memang sedang berada di sekitar Gubeng.
Aku datang ke sini awalnya hanya karena sedang mencari cafe terdekat dari Stasiun Gubeng.
Tidak ada ekspektasi terlalu tinggi.
Tapi ternyata malah mendapatkan pengalaman morning coffee yang cukup menyenangkan.
Dua jam duduk sendiri.
Minum es coklat.
Makan pisang goreng coklat.
Buka tablet.
Lihat lalu lintas Surabaya.
Dan menikmati waktu tanpa harus terburu-buru.
Kadang pengalaman cafe yang paling berkesan memang bukan karena kita mencoba menu paling fancy.
Tapi karena momen yang terjadi di dalamnya.
Buatku, Kopi Nako Daur Baur Surabaya jadi salah satu tempat yang mengingatkan bahwa pergi sendirian juga tidak selalu berarti kesepian.
Kadang justru kita bisa menikmati kota dengan cara yang berbeda.
Dan setelah selesai dari sini, aku pun melanjutkan cafe hopping ke tempat berikutnya.
Ternyata agenda one fine day cafe hopping sendirian di Surabaya ini malah menjadi salah satu pengalaman yang cukup menyenangkan.
Kalau kamu kebetulan sedang turun di Stasiun Gubeng, sedang mencari tempat ngopi, atau memang ingin mencoba salah satu cafe yang cukup populer di kawasan Gubeng, Kopi Nako Surabaya Gubeng bisa kamu masukkan ke dalam wishlist.
Terutama kalau kamu suka cafe dengan banyak pilihan seating, suasana outdoor/semi-outdoor, dan tempat yang memungkinkan untuk duduk santai cukup lama.
Karena buatku…
Kadang kita memang tidak perlu pergi jauh untuk mendapatkan sedikit waktu untuk diri sendiri.
Secangkir minuman, cafe yang nyaman, dan pagi yang tidak terburu-buru juga sudah cukup. ☕✨












